SELAMAT DATANG DI BLOG SAHRUL

Jumat, 20 Mei 2011

Petani Karawang Waspada Ancaman Kekeringan KAMIS, 19/05/2011 - 18:35

KARAWANG, (PRLM).- Meski curah hujan masih turun, namun petani di Kabupaten Karawang tetap harus waspada terhadap prediksi kekeringan dan kekurangan air yang akan terjadi. Pasalnya, hingga saat ini, Tinggi Muka Air (TMA) Waduk Jatiluhur yang menjadi sumber air irigasi pertanian di Karawang masih berada dibawah normal.
"Memang hujan masih sering turun, namun itu tidak menambah TMA di Waduk Jatiluhur. Oleh karena itu, kami masih tetap mengingatkan petani untuk waspada ancaman kekurangan air," ucap Ketua Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Karawang, Ndjam Djamzir, Kamis (19/5).
Saat ini gilir giling air yang diberlakukan Perum Jasa Tirta II untuk membagi rata air di seluruh kecamatan di Karawang memang sudah dirasakan dampaknya bagi petani. "Namun, akan lebih baiknya jika petani secepatnya melakukan penanaman musim gadu dengan memanfaatkan air hujan yang masih turun, karena puncak kekeringan diprediksi justru bukan Juli-Agustus," katanya.
Jika bisa mempercepat musim tanam, kata Ndjam, penen musim gadu akan bisa dilakukan sebelum puncak kekeringan datangsehingga tidak akan sampai menyebabkan gagal panen karena kekrungan air. "Kami juga meminta Pemkab Karawang segera memperbaiki saluran irigasi yang rusak sehingga memperlancar laju air pada saat sistem gilirgiling air diberlakukan," tuturnya.
Hal senada juga diungkapkan Sekda Kab. Karawang, Imam Sumantri. Mengantisipasi cauca yang tidak menentu dan ketersedian air yang diprediksi akan terganggu akibat cadangan air di Waduk Jatiluhur yang menyusut, membuat Pemkab Karawang mencanangkan penanaman padi untuk musim gadu lebih awal.
"Sesuai hasil rapat Komisi Irigasi se-wilayah Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan (BKPP) II Purwakarta dan informasi dari PJT II Jatiluhur, tinggi permukaan air waduk jatiluhur saat ini terus menurun, sehingga dapat mengakibatkan kurang lebih 10 persen luas areal pertanaman padi yang tidak terairi secara normal," ucapnya.
Untuk itu, kata Imam, Pemkab merasa perlu mengambil langkah antisipatif yang harus dilaksanakan, diantaranya percepatan pengolahan tanah, semai dan tanam, mengimbau petani melaksanakan efisiensi air penghematan pemakaian air, melaksanakan pola gilir giring
"Dan pemanfaatan saluran-saluran pembuang melalui pompanisasi. Selain itu, juga tidak lepas penyuluhan yang berkelanjutan di desa-desa untuk mengawal keberhasilan tanam petani di Karawang pada musim gadu," katanya. (A-186/das)***

Selasa, 10 Mei 2011

Perlindungan TKI Harus Jadi Perhatian Utama


JAKARTA, (PRLM).- Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat, mengingatkan, perlindungan TKI harus jadi perhatian utama. Hal itu menjadi tanggung jawab bersama.
"Oleh karena itu, Indonesian Manpower Supplier for Saudi Arabian (IMSSA) sebagai konsorsium asosiasi Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) ke Arab Saudi yang baru dibentuk, dapat menjalin kerja sama perlindungan TKI dengan pihak asosiasi penyalur tenaga kerja asing yang ada di negara tersebut khususnya Saudi Arabian National Recruitment Comittee (SANARCOM)," kata Jumhur, saat bertemu jajaran pengurus IMSSA di kantor BNP2TKI, Jakarta, Selasa (10/5).
Hal itu , ujarnya, selain untuk mempermudah penerimaan TKI oleh para pengguna, juga dalam upaya meningkatkan perlindungan TKI di Arab Saudi. Dalam kesempatan itu, Ketua Konsorsium IMSSA, Ridho Hasan memaparkan program kerja IMSSA terkait perlindungan TKI untuk penempatan ke Arab Saudi.
Dikatakan Jumhur, meski perlindungan TKI di luar negeri merupakan peran utama Perwakilan RI dan BNP2TKI, namun IMSSA tidak boleh lepas tanggung jawab untuk melindungi para TKI yang ditempatkannya, sehingga bentuk perlindungan TKI oleh pemerintah dapat dilaksanakan secara terkoordinir melibatkan berbagai pihak.
“Karena itu, kerja sama yang erat antara IMSSA-SANARCOM sangat diperlukan agar TKI mendapatkan perlakukan perlindungan yang baik selama bekerja di Arab Saudi,” ujarnya.
Menurut Jumhur, proses penempatan calon TKI ke Arab Saudi oleh PPTKIS yang bernaung di bawah IMSSA juga perlu memenuhi ketentuan pemerintah baik standar pelatihan 200 jam melalui Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN), pemeriksaan kesehatan calon TKI sesuai disyaratkan Sarana Kesehatan (Sarkes) TKI.
Selain itu, dari pelayanan rekrut dan dokumen calon TKI sejak dari Dinas Tenaga Kerja daerah, Pembekalan Akhir Pemberangkatan (PAP) di Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI), maupun dibekali Kartu Tenaga Kerja Luar negeri (KTKLN) yang dikeluarkan BNP2TKI. (A-78/A-147)***

Minggu, 08 Mei 2011

169 TKI Asal Karawang di Arab Saudi, Dideportasi


KARAWANG, (PRLM).- Sebanyak 169 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Karawang yang dideportasi dari Jeddah, Arab Saudi karena masalah overstayer, Minggu (8/5) secara bertahap tiba di Karawang. Dari jumlah tersebut, 152 orang diantaranya berusia dewasa, lima anak-anak dan terdapat delapan bayi.
Selain dari Arab Saudi, Malaysia juga melakukan deportasi kepada dua orang TKI asal Karawang. Untuk Provinsi Jawa Barat yang dideportasi Arab Saudi sebanyak 1.228 orang. TKI tersebut, merupakan sebagian besar dari jumlah 2.349 WNI dan TKI yang kebanyakan bermasalah melanggar batasan izin tinggal di Arab Saudi.
"Ada juga yang terlantar menjadi gelandangan karena kabur dari majikannya akibat kerap menjadi korban penganiayaan, pelecehan hingga gaji tidak dibayarkan." ucap Kepala Disnakertrans Kab. Karawang Banuara Nadeak
Banuara mengatakan mereka pulang ke Indonesia menumpang KM Labobar Pelni, dan berlabuh di Tanjung Priok, Rabu (4/5) pagi. Di hari yang sama, secara bertahap, TKI asal Karawang tiba di rumah masing-masing, diantar menggunakan armada pelayanan pemulangan TKI deportasi Arab Saudi.
Beberapa diantaranya,kata Banuara, ada yang di jemput oleh pihak keluarga. Namun, sebelumnya ratusan TKI asal Karawang, bersama ratusan TKI asal Jawa Barat lainnya, dari pelabuhan Tanjung Priok kemudian transit di Pemprov Jawa Barat di Bandung.
“Setelah dari Bandung, kemudian di kelompok-kelompokan sesuai dengan daerah asalnya. Kemudian para TKI itu di antar hingga rumahnya masing-masing, namun ada juga yang di jemput oleh pihak keluarganya,” katanya.
Dari dengan data Disnakertrans Karawang, hingga akhir Januari 2011 total warga Karawang yang bekerja ke luar negeri sebagai TKI sebanyak 1.515 orang.Dari jumlah 1.515 warga Karawang yang menjadi TKI tersebut, kebanyakan bekerja sebagai TKI di Saudi Arab dengan jumlah 1.374 orang. (A-186/das)***

Sering Akibatkan Kecelakaan Jembatan Penghubung Rawagempol-Sukatani Rusak, Berlubang dan Nyaris Roboh


KARAWANG, (PRLM).- Jembatan penghubung dua desa di Kecamatan Cilamaya Wetan, yaitu Desa Rawagempol dan Desa Sukatani Kondisinya memprihatinkan dan hampir roboh. Selain itu, warga seringkali mengeluhkan terjadi kecelakan di jembatan tersebut karena beberapa ruas jalan jembatan sudah berlubang.
"Jembatan ini sangat penting bagi akses kami. Pasalnya jika jemabtan ini sampai roboh maka Desa Rawagempol dapat terisolasi. Padahal selama ini, untuk akses ekonomi jembatan ini merupakan jalur perdagangan dari penggilingan padi dan Tempat Pelelangan Ikan(TPI) Rawagempol menuju Kecamatan Cilamaya," kata Anwar (45), warga setempat, Minggu.
Anwar mengatakan, kondisi jembatan semakin memburuk sejak tiga bulan terakhir. Dari panjang jembatan sekitar lima meter, satu meternya sudah berlubang dan puluhan kecelakaan pun sudah terjadi. "Dari motor yang oleng menghindari lubang sampai mobil yang pernah terjebak lubang jembatan. Ini kan membahayakan warga yang melintas," tuturnya.
Kesalahan warga mengenai jembatan tersebut, kata Anwar, selama ini hanya disampaikan ke dusun saja. Belum sampai ke kecamatan. Namun, warga berencana mengadukan persoalan ini ke kecamatan, Bahkan Pemkab Karawang agar segeara ada tanggapan berupa perbaikan.
"Selama ini untuk langkah antispatif, warga dengan swadaya melaukan penutupan lubang dengan pasir saja. Itupun tidak efektif karena seringnya dilintasi kendaraan pasir akan jatuh ke sungai. Tapi mau bagaimana lagi, kami tidak ada cara lain lagi," ujarnya.
Kepala Desa Rawagempol, Jajat Sudrajat mengakui hal yang sama. Bahkan, penutupan pasir pada jembatan tersebut dapat membuat aliran sungaidiabwahnya tertutup. Padahal, air sungai tersebut juga merupakan aliran sungai yang penting untuk irigasi ratusan sawah di sekitar desa Rawagempol.
"Kami bingung menhadapi kerusakan jembatan ini. Satu sisi harus ditutp, sejauh ini dengan swadaya kami bisa menutup dengan pasir. Namun, di sisi lain penutupan apsir akan menyebabkan aliran air dibawahnya tersumbat," katanya. (A-186/das)***

Kamis, 28 April 2011

Seorang dari 87 Wanita Hamil yang Dipulangkan dari Jeddah Melahirkan di Kapal Motor

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Seorang dari 87 wanita hamil yang masuk dalam rombongan pemulangan 2.349 WNI/tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Jeddah, Arab Saudi, melahirkan bayi di kapal motor Labobar dalam pelayaran pulang ke Tanah Air. Bayi itu diberi nama Mohammad Safaruddin Labobar, kata petugas pendataan WNI/TKI dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Imam Bukhori dari kapal mengirimkan surat elektronik yang diterima di Jakarta, Senin malam.
Ia menyebutkan, ibu yang melahirkan itu bernama Nurdiana Binti Dirus Budimas (31 tahun) dan merupakan TKI penata laksana rumah tangga (PLRT) asal Hulu Sungai Tengah, Tapin Rantau, Kalimantan Selatan. Imam mengatakan Nurdiana melahirkan pada Minggu (24/4) pukul 09.30 waktu setempat saat kapal baru saja melewati Laut Merah, Teluk Aden, Yaman.
Kapal yang berangkat dari Pelabuhan Jeddah pada Jumat (22/4) malam atau Sabtu (23/4) dinihari WIB, hingga Senin malam dilaporkan baru sampai perairan di dekat Pulau Socotra, Yaman. Imam menginformasikan suami Nurdiana, Mohammad Hasan masih bekerja di Mekkah sebagai sopir. Persalinan kelahiran Mohammad Safaruddin Labobar berjalan lancar, ditangani dokter Suryanto dari klinik kapal.
Kondisi ibu dan bayi dalam keadaan sehat, kata Imam. Nurdiana merupakan TKI yang diberangkatkan oleh PT Abida Duta Utama pada 2009 dan ia mengalamai masalah yakni gajinya tidak dibayar majikan selama empat bulan kerja dari delapan bulan masa kerja. Nurdiana bekerja di keluarga Muhammad Abdul Khalik di Kota Jeddah.
Menurut Imam Bukhori, dari 2.349 WNI/TKI yang dipulangkan itu, sebagian besar WNI eks umroh dan TKI perempuan sedangkan sisanya terdiri atas 32 TKI laki-laki dan 169 anak-anak dan balita (sebelumnya dilaporkan sebanyak 122 anak-anak).

Rabu, 27 April 2011

HERBAL: Seledri Tanaman Rempah Penurun Tekanan Darah


DADANG SUTARJAN/"PRLM"SEBAGIAN besar orang mengenal seledri (Apium graveoleas) hanya sebagai rempah-rempah pelengkap dalam sayur sup. Selain untuk sup, tumbuhan berdaun keriting ini memang jarang digunakan. Seperti halnya jenis rempah-rempah lain yang tumbuh di Indonesia, seledri pun memiliki daya penyembuh. Umumnya daun dan tangkainya yang digunakan sebagai obat, sedangkan umbinya biasanya dibuang begitu saja.
Ada tiga macam varietas seledri, yaitu seledri air, seledri daun dan seledri umbi. Dari ketiga varietas tersebut, seledri daun yang paling banyak digunakan orang baik sebagai rempah-rempah maupun obat. Seledri air dan seledri umbi jarang ditanam di Indonesia. Seledri air hanya tumbuh di tanah pasir kasar dan kerikil halus yang dialiri air.
Varietas seledri yang paling banyak ditanam di Indonesia, adalah seledri daun. Seledri varietas ini gampang ditanam dan tidak membutuhkan media tanam khusus seperti halnya seledri air. Di tanah kering seledri daun dapat tumbuh subur dan menghasilkan daun yang besar-besar berwarna hijau tua dan berbau harum. Seledri daun dapat tumbuh subur dengan pupuk kotoran ayam.
Dalam dunia pengobatan tradisional, seledri digunakan sebagai obat luar dan obat dalam. Untuk mengetahui penyakit apa saja yang dapat diatasi menggunakan seledri, berikut beberapa ramuan yang Ki Suta dapatkan dari berbagai literature dan cerita orang-orang tua.
Tekanan darah tinggi: Haluskan satu genggam daun seledri, lalu tambahkan satu gelas air hangat. Aduk sampai merata dan kemudian disaring. Minumlah air saringan daun seledri ini dua kali sehari sampai sembuh.
Ada ramuan lain dari daun seledri yang juga bermanfaat mengatasi tekanan darah tinggi, yaitu menggunakan 50-100 gram seledri dan 500 gram labu bligo. Seledri dan labu bligo dijus, kemudian berikan pada penderita dua kali sehari setiap hari sampai tekanan darah turun.
Anda juga dapat menggunakan ramuan yang terdiri dari 50 gram seledri dan 100 gram lobak yang dijus atau menggunakan campuran seledri dan mentimun yang sebelumnya dijus secara terpisah.
Reumatik: Ambil satu tangkai daun seledri segar. Langsung dimakan sebagai lalapan setiap kali makan.
Campak: 50 gram seledri, 60 gram wortel, 50 gram tebu dan 60 gram water chestnut. Tebu dibuang kulitnya dan semua bahan dicuci bersih, lalu dijus. Penderita cukup minum jus ini satu hari sekali.
Melancarkan peredaran darah: 100 gram seledri dan 100 gram wortel dijus. Berikan jus ini pada penderita sampai peredaran darah terasa lancar.
Sementara itu sebagai obat luar, seledri merupakan bahan penyubur rambut dan penyegar yang bagus untuk menjadikan kulit muka berminyak menjadi lebih kering dan normal dan menghilangkan iritasi di wajah.
Untuk mendapatkan penyegar dari seledri ini sangat mudah. Cucilah segenggam daun seledri, kemudian masukkan ke dalam wadah dan tuangi air mendidih. Biarkan selama seperempat jam sampai tercium harum seledri. Simpan di dalam lemari es sampai akan digunakan.
Cara menggunakannya, bersihkan wajah Anda, lalu oleskan merata ke seluruh muka dengan penyegar seledri dan biarkan sebentar baru wajah Anda dibersihkan dengan air bersih.
Ki Suta ingatkan, bagi mereka yang di dalam air seninya mengandung zat putih telur, sebaiknya jangan mengonsumsi seledri karena akan memperburuk kondisi kesehatan Anda. (Ki Suta)***

Jumat, 22 April 2011

Libur Panjang Pantura Macet


KARAWANG, (PRLM).- Volume kendaran di jalur Cikampek, Kabupaten Karawang ke arah Kab.Subang dan Cirebon mengalami kenaikan hingga menyebabkan kemacetan hingga sekitar sepuluh kilometer. Naiknya volume kendaran tersebut dipicu akibat llibur panjang Hari Raya Paskah, Jumat (22/4).
Kendaran yang menumpuk sebagian besar kendaraan pribadi dari arah Jakarta menuju ke Cirebon atau Jawa Tengah. Konsentrasi kendaaraan dirasakan pengguna jalan sejak keluar Tol Cikampek hingga Simpan Jomin.
"Dari keluar Tol Cikampek hingga ke Simpang Jomin saya hanya mengendari mobil dengan kecepatan 5 km per jam, karena memang kendaraan berjalan padat merayap," ucap Budi (35), salah seorang pengguna jalan.
Joni mengatakan untuk melintas dari Simpang Jomin hingga Pangulahan saja membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam. "Padahal jika hari biasa ditempuh dnegan kecepatan sekitar 60 km per jam saja bisa ditempuh duapuluh hingga tigapuluh menit perjalana," ujarnya.
Tidak hanya kendaraan pribadi, kemacetan juga diperparah dengan banyaknya truk pengangkut barang yang menggunakan jalur pantura sebagai jalur utama akses pengiriman barang. Selain itu, truk-truk yang berhenti dipinggir jalan hanya untuk beristirahat justru semakin mempersempit lebar jalan dan memperparah kemacetan karena menyebabkan laju kendaraan menjadi tersendat. Sementara di Pertabatas Karawang-Subang di berlakukan jalur satu arah karena ada perbaikan jalan
Dari pantuan "PRLM", akibat penumpukan kendaraan hingga menimbulkan kemacetan total, terlihat beberapa petugas kepolisian dari Dilantas Polres Karawang kewalahan mengatur lalu lintas kendaraan. "Penumpukan di mulai dari gerbang tol Cikampek ke Simpang Jomin, dan Simpang Jomin ke jalur pantura ke Cikalongsari hingga Cirebon," ujar salah seorang petugas Dilantas Polres Karawang,Bripda Yoga. (A-186/A-26).***

Rabu, 13 April 2011

Santapan Saat Daya Tahan Tubuh Rendah


KOMPAS.com -  Selain suplemen, ada cara lain untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Manfaatkan bahan alami seperti bawang putih, jamur shitake, kacang brasil, alpukat, dan jeruk bali.
Pemanasan global tanpa disadari memberikan dampak nyata, yakni kondisi cuaca yang sulit diprediksi. Cuaca panas bisa mendadak berubah menjadi mendung bahkan hujan, begitu juga sebaliknya.
Kondisi inilah yang membuat imunitas tubuh menjadi rendah alias menurun. Jika daya tahan menurun, tubuh akan mudah terserang penyakit. Terlebih bagi mereka yang terkurung dalam ruang ber-AC atau pekerja lapangan yang terpapar udara bebas. Dalam kondisi daya tahan tubuh menurun itulah radikal bebas sebagai agen infeksi maupun racun akan mudah menembus pertahanan tubuh.
Sebagian orang menyikapinya dengan mengonsumsi multivitamin. Harapannya, agar daya tahan tubuh tetap terjaga.
Pertanyaan berikut yang muncul, apakah itu efektif? Tentu saja sangat relatif karena harus didukung oleh kesadaran untuk memilih hidup sehat seperti mengatur pola makan dan istirahat cukup.
Tak ada yang salah dengan pemanfaatan multivitamin. Namun, ada baiknya Anda mulai mempertimbangkan cara lain yang lebih alami guna mengatasi penurunan imunitas atau daya tahan tubuh, yakni memanfaatkan khasiat bawang putih, jamur shitake, kacang brasil, alpukat, dan jeruk bali.
Seorang pencinta bahan pangan organik dari Singapura, Andrew Behrendt, dalam tulisannya Solution For Low Immunity, menjelaskan bahan alami tersebut mampu memberi pasokan mineral, vitamin A, B, C, dan E, serta asam lemak esensial. Kelima bahan tersebut terbukti mampu menjadi turbo boost atau pendongkrak kekebalan tubuh melawan demam dan flu karena perubahan cuaca.
Berikut kelima jenis bahan alami tersebut:
1. Bawang Putih
Bumbu dapur ini sumber alami antimikroba dan jamur. Bawang juga dapat merangsang tubuh memproduksi sel darah putih yang bermanfaat untuk melawan bakteri merugikan. Komponen utama yang bermanfaat bagi kesehatan dalam bawang putih disebut allicin.
Untuk mendapatkan manfaat maksimalnya, sebaiknya biarkan bawang putih terpapar udara bebas selama 10 menit sebelum dicampurkan ke dalam masakan. Jika akan dimakan langsung atau dikunyah, sebelumnya cuci lalu bersihkan kulit lapisannya dan pilih yang masih segar.
Untuk menetralkan bau mulut setelah mengonsumsi bawang putih, Anda dapat mengunyah peterseli segar (daun campuran sup). Sementara untuk menghilangkan bau di tangan, Anda dapat menggosok tangan dengan sedikit lemon.
2. Jamur Shitake
Jamur ini berbentuk seperti payung, warnanya berkisar dari cokelat sampai cokelat tua. Memiliki rasa yang kuat dan mengandung lentin yang mampu memicu produksi interferon, pelawan virus dan bakteri yang mampu melemahkan daya tahan tubuh. Beberapa studi di Penn State University, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa jamur ini mengandung 40 kali antioksidan yang terdapat pada gandum. Kemampuan jamur ini telah membuat para ilmuwan tertarik untuk memanfaatkannya sebagai bahan penambah daya tahan tubuh.
Dibandingkan dengan jamur maitake, jamur ini lebih tahan lama karena bisa bertahan sampai 14 hari berada dalam kantong kertas atau disimpan dalam lemari es. Shitake bisa dimanfaatkan untuk segala jenis masakan, tetapi biasa digunakan sebagai campuran sup atau pasta.
3. Kacang Brasil
Kacang brasil mengandung mineral selenium yang berperan dalam mencegah demam. Dibandingkan dengan kacang lainnya, kacang brasil selain memiliki kandungan selenium tinggi, juga kaya nutrisi penting seperti magnesium, zat besi, vitamin E, glutathion, dan zinc.
Untuk mendapatkan manfaatnya Anda bisa merebus kacang ini atau mengonsumsinya sebagai campuran makanan.
4. Alpukat
Alpukat sejauh ini menjadi salah satu buah favorit untuk menangkal gejala flu. Kandungan vitamin E-nya mampu menetralkan radikal bebas dan menekan risiko infeksi, sedangkan vitamin B-nya membantu produksi antibodi secara alami. Kandungan omega-6, asam lemak esensial dalam alpukat, juga bermanfaat untuk meredakan radang. Beberapa penelitian membuktikan buah ini mampu meningkatkan sistem imun dan dapat dikonsumsi siapa pun.
Untuk memanfaatkan buah ini relatif mudah, sebagai campuran minuman sari buah atau dijus langsung tanpa gula ditambah sedikit es.
5. Jeruk Bali
Kandungan betakaroten, folat, dan potasiumnya menjadi komponen penting dalam mempertahankan daya tahan tubuh. Buah ini juga berpotensi sebagai “alat” detoksifikasi karena mengandung antioksidan tinggi, yakni 350 mikrogram vitamin C per 100 gram daging jeruk.
Kandungan vitamin C ini sangat baik untuk sumber antioksidan. Bahkan, para perokok dianjurkan mengonsumsi jeruk bali paling tidak dua "siung" (helai dalam buah) setiap hari.
Untuk memanfaatkannya, ambil satu buah jeruk bali ukuran sedang yang telah dikupas dan dibuang isinya. Masukkan ke dalam blender, campur dengan air secukupnya. Jika suka, tambahkan satu sendok madu atau buah lainnya seperti mangga atau pir. Cara lain, siapkan satu buah jeruk bali ukuran sedang yang telah dikupas dan dibuang isinya dan 1 cm jahe kupas. Masukkan bahan-bahan tersebut ke blender dengan ditambah sedikit air atau tidak sama sekali sesuai selera.
Untuk campuran salad, ambil 200 gram pepaya, 200 gram apel, 200 gram nanas, 200 gram melon (semuanya dipotong dadu), dan jeruk bali ukuran sedang yang telah dikupas dan dibuang isinya lalu dipotong-potong sesuai selera. Tambahkan juga stroberi dan kiwi untuk hiasan. Siapkan juga bahan 
dressing, campuran alpukat yang telah diblender halus dengan mayones.
Tabloid Gaya Hidup SehatTambahkan empat sendok madu pengganti pemanis, kocok dengan mikser sampai rata, beri air secukupnya lalu aduk rata. Selanjutnya, bahan buah segar diatur dalam mangkuk atau piring, kemudian disiram dengan dressing. @ Lalang Ken Handita

Manfaat Lain Mengkonsumsi Wortel

Liputan6.com, London: Siapa yang tak kenal wortel. Banyak orang mengenalnya sebagai sayuran yang memiliki banyak manfaat unutk kesehatan mata. Tetapi tahukan Anda, ternyata wortel juga bermanfaat guna menmbantu orang menurunkan berat badan. Hal itu disebabkan karena wortel mampu mencegah rasa lapar, yang tentunya membantu program diet yang anda lakukan.

Menurut lembaga kesehatan Mayoclinic seperti dikutip dari laman medicmagic, wortel sangat menyehatkan karena mengandung serat yang tinggi, vitamin, mineral dan nutrisi penting lainnya. Dalam semangkuk potongan wortel mentah terkandung 50 kalori,1 gram protein,12 gram karbohidrat,3.5 gram serat dan tidak mengandung lemak dan kolesterol.

Dari kandungan wortel, Anda� dapat mengetahui bagaimana sayuran ini sangat baik digunakan untuk mendukung penurunan berat badan, karena wortel memiliki kalori yang rendah tetapi memiliki kandungan serat yang tinggi dan mengandung banyak air. Tingginya kandungan serat dan air juga membantu seseorang merasa kenyang sehingga hal itu bisa menahan lapar lebih lama, dan mencegah orang memakan makanan ringan.

Meskipun wortel bukanlah penyebab utama turunnya berat badan, tetapi sayuran ini dapat memainkan peran dalam mendukung kesuksesan penurunan berat badan. Dengan memakan wortel secara konsisten maka seseorang akan mengonsumsi sedikit kalori ketimbang membakarnya.

Para peneliti di Universitas St Andrews of Bristol menunjukan bahwa wanita dan pria yang yang rajin makan sayur dan buah-buahan yang memiliki warna yang kuat seperti wortel dan plum, memiliki kulit kuning bercahaya yang dianggap sangat menarik dan sehat. Vitamin A dalam wortel tak hanya bermanfaat untuk mata tetapi juga bermanfaat sebagai anti kanker. Dalam sel kanker zat ini bisa menghambat pertumbuhan dan penyebarannya di jaringan payudara. (Ant/ARI)

Jumat, 08 April 2011

Meniti Hidup

Dipertengahan 1998/1418______ pertama ku mengenal negri arab.. yg sampai sekarang mnjadi tujuan TKI. mengadu nasib... ingin mengubah kehidupan nya yg lebih baik dengan bermodal kan...... seada nya , Meninggal kan sanak keluarga  dengan harapan bisa hidup yg lebih baik......tapi kenapa ... ? apakah karena lama nya tinggal di negri orang... banyak terjadi hal 2 yg tidak selayak nya ...( Iman  kuat imin ga kuat) __ ku harap kan.... hal sedemikian  di tahan..... kita lihat adat  negri ini apa hukuman nya?  sekali emng ga apa2..... tapi jangan terlena... HAti2   dan waspadalah... waspadalah__

Sabtu, 12 Maret 2011

Inilah Jejak Tsunami Paling Mematikan


JAKARTA, KOMPAS.com — Kekuatan alam tak pernah bisa dilawan. Bencana gempa berkekuatan 8,9 skala Richter (SR) disertai tsunami yang menerjang kawasan pantai timur Pulau Honshu, Jepang, Jumat (11/3/2011) pada pukul 02.46 waktu Tokyo, menunjukkan betapa dahsyat kekuatan itu.
Belum ada keterangan resmi berapa jumlah korban yang tewas atas bencana tersebut. Namun, jika dilihat dari efek kekuatan dahsyatnya, banyak pihak memperkirakan lebih dari ratusan orang menjadi korban.
Indonesia adalah negara yang juga menjadi saksi betapa dahsyatnya kekuatan itu. Tsunami pernah melanda kawasan Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan sejumlah wilayah di Tanah Air hingga menelan ribuan korban jiwa.
Seperti apa jejak kedahsyatannya, berikut catatan mengenai gempa paling buruk dalam seabad terakhir.
Cile, 28 Februari 2010: Gempa dengan kekuatan 8,8 SR disusul tsunami telah menewaskan lebih dari 800 orang dan menyebabkan 2 juta orang kehilangan tempat tinggal. Jumlah korban terbanyak adalah mereka yang tinggal di kawasan pesisir.
Kawasan Pasifik, 30 September 2009: Terjadi dua kali gempa dengan kekuatan masing-masing mencapai 8,1 SR dan 8,0 SR dalam waktu yang hampir bersamaan. Kondisi ini memicu terjadinya tsunami yang menerjang kawasan Samoa dan Tonga. Tinggi gelombang tsunami mencapai 5 meter. Korban tewas mencapai 192 orang.
Asia, 26 Desember 2004: Gempa berkekuatan 9,3 SR terjadi di Samudra Hindia, lepas pantai barat Aceh dengan kedalaman mencapai 10 kilometer. Memicu tsunami di sejumlah kawasan Asia dan dua negara Afrika. Disebut-sebut sebagai gempa bumi terdahsyat dalam kurun waktu 40 tahun terakhir yang menghantam Aceh, Sumatera Utara, Pantai Barat Semenanjung Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Sri Lanka, bahkan sampai Pantai Timur Afrika.
Korban mencapai sekitar 250.000 orang tewas di delapan negara. Nanggroe Aceh Darussalam (Indonesia), Sri Lanka, India, dan Thailand merupakan negara dengan jumlah kematian terbesar.
Papua Niugini, 17 Juli 1998: Setelah diterjang dua kali gempa dengan kekuatan 7,0 SR, gelombang tsunami pun tak terhindarkan dan merusak apa pun hingga jarak 30 kilometer dari garis pantai utara. Berdasarkan data resmi dari pemerintah, sebanyak tujuh desa tersapu tsunami dengan korban tewas ditaksir mencapai lebih dari 2.000 jiwa. Sementara data dari wilayah setempat menyebutkan, korban tewas antara 6.000 dan 8.000 jiwa.
Indonesia, 12 Desember 1992: Gempa berkekuatan 7,5 SR memicu gelombang tsunami dan menyapu permukiman di pesisir pantai Flores. Tsunami tersebut menewaskan setidaknya 2.100 jiwa, 500 orang dinyatakan hilang, 447 orang luka-luka, dan 5.000 orang mengungsi.
Gempa tersebut sedikitnya menghancurkan 18.000 rumah, 113 sekolah, 90 tempat ibadah, dan lebih dari 65 tempat lainnya. Kabupaten yang terkena gempa ini ialah Kabupaten Sikka, Kabupaten Ngada, Kabupaten Ende, dan Kabupaten Flores Timur.
Filipina, 17 Agustus 1976: Gempa berkekuatan 7,9 SR menyebabkan tsunami yang menewaskan lebih dari 5.000 orang. Tsunami menghancurkan hampir seluruh wilayah Moro dan kota Pegadian.
Cile, 21-30 Mei 1960: Gempa berkekuatan 9,5 SR disusul bencana tsunami yang menerjang sejumlah negara-negara di kawasan laut Pasifik, termasuk Filipina dan Jepang. Di Cile, korban tewas mencapai 5.700 jiwa, 61 jiwa di Hawaii, dan 130 jiwa di Jepang.
Uni Soviet, 4 November 1952: Gempa terjadi di Semenanjung Kamchatka dengan kekuatan mencapai 9,0 SR dan menyebabkan tsunami yang cukup dahsyat. Gelombang tsunami melintasi Pasifik hingga Cile dan Peru. Lebih dari 2.300 orang meninggal.
Jepang, 3 Maret 1933: Gempa berpusat di Sanriku, Pulau Honshu, dengan kekuatan mencapai 8,3 SR diikuti oleh tsunami yang menyebabkan lebih dari 3.000 korban jiwa.

Meraih Sukses dengan Menjadi Kreatif

Menjadi sukses adalah tujuan hidup bagi sebagian besar orang. Salah satu modal untuk meraih kesuksesan adalah dengan menjadi individu yang kreatif. Dengan kreatifitas yang dimiliki seseorang disertai dengan pengambilan langkah-langkah yang tepat dalam mengembangkan kreatifitas tersebut, Kesuksesan bisa dicapai. Ada beberapa langkah awal yang dapat diambil untuk mencapai kesuksesan dengan memanfaatkan ide kreatif yang Anda miliki, diantaranya:

Coba sesuatu yang baru
Jangan pernah takut untuk mencoba, karena segala sesuatu hal berawal dari mencoba sampai akhirnya Anda sendiri yang menilai apakah Anda sudah mampu dalam bidang tersebut atau belum. Selain itu, dengan banyak mencoba Anda akan semakin tertempa untuk mampu menyelesaikan segala macam masalah yang Anda hadapi dalam bidang tersebut................................. met  beraktifitas.. kawan  yg  Seperjuangan.... di negri Im[ian.......semoga kesuksesan ....  sllu bersama kita ... amiin.

Liku Hidup di Negri Orang.......


Kita bersikap seakan-akan kenyamana dan kemewahan merupakan kebutuhan utama dalam hidup, padahal yang kita butuhkan untuk menjadi benar-benar bahagia adalah sesuatu yang membuat kita antusias.
- Charles Kingsley            ___________________     

Minggu, 23 Januari 2011

Fenomena TKI di Arab Saudi


Sebuah pemerintahan Islam atau masyarakat Islam bukanlah sebuah kumpulan orang-orang yang tidak pernah berbuat dosa sama sekali, sehingga kita tidak bisa menuduh para ulama yang membimbing masyarakat tersebut telah gagal atau tidak becus dalam membina negaranya.
Bahkan di masa kepemimpinan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam yang masyarakatnya adalah generasi terbaik ummat ini, ada orang yang didera karena minum khamar[1], ada yang dirajam karena berzina[2], bahkan ada yang murtad keluar dari Islam[3]. Namun tidak ada satupun yang menuduh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam telah gagal mendidik para sahabatnya.
Karena memang, tidak ada satu pun manusia yang terjaga dari kesalahan selain para Nabi dan Rasul ‘alaihimussalam. Oleh karenanya, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda.
كُلُّ بنِي آدَمَ خَطَّاءٌ ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ
“Setiap anak adam senantiasa berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah yang senantiasa bertaubat.” (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah, dihasankan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shohihut Targhib, no. 3139)
Pengalaman belajar di Saudi, bergaul dengan sebagian pekerja Indonesia yang kebetulan ketemu di masjid, di jalan, di toko, di majelis-majelis ilmu dan dalam suatu bimbingan ibadah haji tahun 1431 H atas permintaan sebuah travel yang pesertanya lebih dari 90 % pekerja Indonesia, sisanya India, Maroko dan Philipina. Semua itu menyisakan banyak cerita yang mungkin sebagiannya bisa dijadikan pelajaran, terutama yang berkaitan dengan hubungan antara pekerja dan majikan, yang oleh musuh-musuh Dakwah Tauhid dijadikan senjata untuk menjatuhkan ulama Ahlus Sunnah di negeri ini. Insya Allah akan kami sarikan dalam beberapa poin berikut:
Pertama: Para majikan tidak semuanya memahami agama dengan baik, banyak yang awam, tidak mau belajar agama dan banyak yang zalim terhadap pekerjanya[4]. Kepada mereka para ulama di negeri ini telah menasihati, baik secara pribadi maupun terang-terangan, seperti nasihat Asy-Syaikh Muhammad bin Ahmad Al-Fiyfiy hafizhahullahyang sangat menyentuh di www.sahab.net[5] yang berjudul At-Tahdzir min Zhulmil Khudam wal ‘Ummal(Peringatan Keras dari Perbuatan Zalim kepada para Pembantu dan Pekerja). Demikian pula para khatib dan imam masjid terkadang menyampaikan khutbah tentang bahaya perbuatan zalim terhadap para pekerja
Kedua: Seharusnya TKI diberikan informasi tentang keadaan calon majikannya sebelum dia memutuskan bekerja kepada majikan tersebut, semoga hal ini bisa menjadi catatan untuk semua pihak yang terkait dalam pemberangkatan TKI
Ketiga: Alhamdulillah tidak semua majikan yang zalim, masih banyak yang baik insya Allah, meskipun bukan dari kalangan mutawwa’[6], atau penuntut ilmu, apalagi masyaikh. Bentuk-bentuk kebaikan mereka yang bisa saya ceritakan di sini:
  • Dari 100 orang yang ikut haji dalam bimbingan kami hampir semuanya dibiayai oleh majikannya, biayanya sekitar 3500 riyal atau senilai kurang lebih 7,5 juta rupiah
  • Perhatian majikan kepada pekerjanya selama melaksanakan ibadah haji dalam bentuk menelepon dan menanyakan kabar serta bagaimana pelayanan travel terhadap mereka. Jika pekerjanya mengadukan pelayanan travel yang kurang bagus, tidak lama kemudian majikan akan menelepon pengurus travel ini dan memarahinya habis-habisan
  • Sampai-sampai ada majikan yang berkata kepada pekerjanya, “Sampaikan kepada pengurus travel, berapa saja biaya yang dia minta akan saya berikan, asalkan kamu mendapat pelayanan yang baik”.
  • Seorang Ikhwan dibebaskan oleh majikannya dari seluruh pekerjaannya demi untuk menuntut ilmu, masih ditambah dengan uang saku per bulan dikirim secara rutin oleh majikannya. Bahkan Ikhwan yang lain, sampai pulang ke Indonesia masih dikirimi uang secara rutin oleh majikannya, demi untuk membiayai kegiatan-kegiatan dakwah.
  • Seorang pekerja asal Sumbawa, apabila dia cuti pulang kampung majikannya biasa menitipkan uang untuk dibagi-bagikan kepada keluarga dan tetangganya yang miskin.
  • Pekerja asal Jawa Barat, mengabarkan tentang pembangunan masjid di kampungnya yang belum selesai, langsung dikucurkan dana oleh majikannya tanpa mengecek langsung ke lokasi apakah dananya sampai atau tidak.
  • Seorang pekerja asal Jawa Barat, majikannya biasa mengantarnya untuk menghadiri pengajian yang diadakan oleh Kantor Dakwah untuk Orang-orang Asing.
  • Seorang Ikhwan menceritakan, saudarinya bekerja pada seorang masyaikh, bertahun-tahun bekerja kepada keluarga masyaikh tersebut tidak pernah sekali pun dia berada dalam satu ruangan bersama majikannya yang laki-laki.
  • Seorang Ustadz menceritakan, bahwa seorang majikan meminta bantuannya untuk menasihati pembantu wanitanya yang sering menggodanya untuk berzina, akhirnya sang Ustadz menelepon dan menasihati pembantu ini.
  • Banyak majikan yang mensyaratkan supirnya harus disertai istrinya untuk mengantar anak-anak puteri mereka ke sekolah. Demikian pula sebaliknya, pembantu wanita harus datang bersama mahramnya.
  • Para masyaikh banyak sekali membebaskan pekerja mereka dari semua pekerjaan jika para pekerja ini benar-benar mau menuntut ilmu.
Keempat: Sebenarnya aturan-aturan pemerintah Saudi sangat menjamin para pekerja asing, di antaranya kewajiban majikan untuk membuatkan asuransi kesehatan bagi para pekerjanya dan hukuman yang setimpal bagi para majikan yang zalim terhadap pekerjanya, berikut beberapa kasus yang kami dengarkan:
  • Seorang majikan memukul supirnya, sang supir ini ditemukan oleh seorang Ikhwan Saudi dan membawanya ke kantor polisi, saat itu juga majikannya langsung dijemput dan ditahan oleh polisi dan wajib diqishah atau membayar sejumlah uang kepada pekerjanya yang dizalimi.
  • Cerita seorang Ustadz, ada majikan yang dituntut oleh pengadilan untuk membayar berapa pun yang diminta oleh seorang pembantu wanita yang dizalimi oleh si majikan.
  • Seorang majikan yang membunuh pekerjanya terancam hukuman mati, namun pihak keluarga di Indonesia lebih memilih untuk memaafkan dan menerima ganti rugi (diyah), akhirnya uang milyaran rupiah dititipkan melalui kedutaan Indonesia.
Kelima: Ketika majikan berbuat zalim, masalah terbesar para pekerja Indonesia adalah tidak mampu melapor ke kantor polisi ketika dizalimi, di antaranya karena kendala bahasa, tidak mengerti dengan aturan-aturan yang ada dan tidak adanya pendamping mereka yang siap siaga ketika dibutuhkan. Adapun pemerintah Philipina, sangat terkenal pendampingan dan pembelaannya kepada pekerjanya. Jika ada masalah yang terjadi pada pekerjanya mereka akan langsung turun ke lokasi dan menggunakan kekuatan diplomasinya untuk menekan pemerintah Saudi agar memproses menurut hukum yang berlaku. Sehingga jarang terdengar ada masalah antara majikan dan pekerja Philipina, padahal jumlah mereka (di luar kota suci Makkah dan Madinah) tidak kalah banyak dengan pekerja Indonesia
Keenam: Masalah terbesar dari sisi syari’at adalah datangnya para pekerja wanita (TKW) tanpa disertai mahram atau suami. Hampir semua masalah terjadi pada TKW yang tidak bersama suami atau mahramnya, sehingga dengan mudah mereka dizalimi tanpa ada yang membela mereka atau melaporkan ke kantor polisi. Padahal Nabi shallallahu’alaihi wa sallam telah melarang safar wanita tanpa mahram dalam sabda beliau,
لا تسافر المرأة إلا مع ذي محرم ولا يدخل عليها رجل إلا ومعها محرم
“Janganlah wanita melakukan safar (bepergian jauh) kecuali bersama mahramnya, dan janganlah seorang laki-laki asing menemuinya melainkan wanita itu disertai mahramnya.” (HR. Al-Bukharidari Abdullah bin Abbasradhiyallahu’anhuma)
Ketujuh: Alhamdulillah, dengan sebab kerja di Saudi banyak sekali pekerja yang mendapatkan kebaikan yang sangat besar, di antara bentuknya:
  • Banyak pekerja yang tadinya beraqidah sufiyah quburiyah dan aqidah kesyirikan lainnya dengan berbagai macam bid’ahnya, tidak melaksanakan sholat lima waktu dan tidak memahami adab-adab Islami. Setelah tinggal di Saudi mereka tersentuh dakwah tauhid, meninggalkan semua bentuk syirik dan bid’ah, rajin melaksanakan sholat lima waktu dan mulai berhias dengan adab-adab Islami.
  • Pekerja-pekerja Philipina, Nepal dan Sri Lanka yang tadinya beragama Nasrani, Hindu dan Budha juga banyak sekali (sampai puluhan ribu orang) yang masuk Islam dengan sebab da’i-da’i dan buku-buku yang dicetak dengan bahasa mereka oleh Kantor-kantor Dakwah untuk Orang-orang Asing di bawah naungan Kementrian Wakaf, Dakwah dan Bimbingan Saudi Arabia.
  • Bisa menghadiri majelis-majelis ilmu para ulama.
  • Bisa melaksanakan ibadah haji dan umroh.
Kedelapan: Sayang sekali, banyak Kantor Dakwah untuk Orang-orang Asing disusupi oleh hizbiyyun dari sebuah partai Islam di Indonesia dengan hanya bermodalkan ijazah LC [7], di antara kerusakan yang mereka lakukan:
  • Fasilitas dakwah digunakan untuk mendakwahkan kebatilan manhaj mereka.
  • Mengajak kepada perpecahan dengan menjajakan partai mereka di musim Pemilu.
  • Beberapa orang TKI yang ana temui, telah ikut kajian mereka bertahun-tahun namun tidak nampak adanya perubahan dalam aqidah dan ibadahnya menjadi lebih baik. Berbeda dengan TKI yang mengikuti kajian da’i-da’i Ahlus Sunnah, alhamdulillah banyak yang berubah menjadi lebih baik, seperti yang ana singgung di atas.
  • Hal itu karena memang tidak ada perhatian mereka terhadap dakwah tauhid dan sunnah kecuali sedikit, malah mereka lebih banyak memanfaatkan para TKI untuk bisnis pengiriman barang dan travel haji, dengan bimbingan haji yang tidak mengikuti petunjuk Nabi shallallahu’alaihi wa sallam.
Kesembilan: Kezaliman yang diderita sebagian TKI bukan hanya oleh majikan di Saudi tapi juga oleh PJTKI maupun calo-calonya di Indonesia. Ana pernah menyaksikan sendiri bagaimana para TKI ini dibentak-bentak dan diperlakukan tidak seperti manusia di tempat penampungan TKI di Jakarta. Bahkan ketika sudah bekerja di Saudi sebagian TKI masih diwajibkan mengirim sejumlah uang setiap bulan kepada calo-calo ini di Indonesia.
Kesepuluh: Kami menghimbau kepada semua pihak yang terkait dalam pemberangkatan TKI (termasuk keluarga para TKI) ataupun yang diberi amanah oleh pemerintah untuk mengurus TKI di Saudi maupun di negara lainnya; hendaklah bertakwa kepada Allah Ta’ala, janganlah mengirim TKW tanpa disertai suami atau mahramnya dan hendaklah melaksanakan tugas pembelaan dan pengurusan TKI sesuai amanah pemerintah. Ingatlah pertanggungjawabannya kelak di hari kiamat!
Inilah catatan ringan kami, hasil dari dialog dengan beberapa TKI, semoga bisa diambil pelajarannya baik oleh TKI, calon TKI maupun semua pihak yang terkait dalam pengurusan TKI. Semoga Allah Ta’ala memperbaiki keadaan kaum muslimin dan pemerintah mereka.
Wallahu A’la wa A’lam wa Huwal Musta’an.
Footnote:
[1] Al-Imam Al-Bukhari rahimahullah meriwayatkan dalam Shahihnya (6391):
عن أنس بن مالك رضي الله عنه : أن النبي صلى الله عليه و سلم ضرب في الخمر بالجريد والنعال وجلد أبو بكر أربعين
[2] Seperti kisah Ma’iz bin Malik radhiyallahu’anhu dalam riwayat Al-Bukhari (6438) danMuslim (4520)
[3] Seperti kisah suami Ummu Habibah radhiyallahu’anha yang murtad di negeri Habasyah
[4] Ada juga majikan atau orang Saudi yang Sufi (murid-muridnya Alwi Al-Maliki), Syi’ah dan Hizbi Ikhwani. Salah seorang Ustadz kita, ketika diketahui oleh majikannya yang Ikhwani bahwa Ustadz kita ini pernah belajar di Darul Hadits Dammaj, majikannya mulai mempersulit ruang gerak beliau, sampai saat ini beliau dipaksa pulang ke Indonesia dengan membayar ganti rugi kepada majikannya sebesar 6000 riyal. Adakah yang mau membantu?
[6] Mutawwa’ adalah istilah orang-orang awam di Saudi untuk menyebut orang yang nampak keshalihannya dan menjalankan sunnah seperti jenggot dan memendekkan pakaian (tidak sampai menutupi mata kaki)
[7] Lebih disayangkan lagi, ada seorang Ustadz terkenal, penerjemah buku Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhabrahimahullah yang dicetak oleh Kantor Kerjasama Dakwah dan Bimbingan Islam di Riyadh, yang memberikan jalan kepada da’i-da’i hizbi ini untuk masuk menjadi pembina-pembina TKI di Kantor-kantor Dakwah untuk Orang-orang Asing di Saudi
Penulis: Ustadz Abu Abdillah Sofyan Chalid bin Idham Ruray